Dunia Penuh dengan Kejutan Indah
MENGINAP DI SUNREST BEACH BALIKPAPAN
Secuil Sisa Liburan
JALAN KE TENGGARONG (III): LADAYA

Wisata Taman Gubang

princeton-97827_1280

Gubang, dalam bahasa Kutai artinya perahu. Perahu memang menjadi atraksi utama yang ada di Taman Gubang. Kita dapat menyusuri sekitar danau dengan menggunakan perahu yang ada.

Kedang Murung: Potensi Wisata

san-jose-92464_1280

Desa Kedang Murung terletak kira-kira 3 km dari pusat Kecamatan Kota Bangun. Jalan akses menuju obyek wisata yang kami datangi, yaitu obyek wisata kolam ikan dan Danau Tanjung Sarai terbilang baik.

Berkunjung ke KRUS

academic-2769_1280

Untuk pagi harinya, kami sepakati untuk mengikuti kegiatan senam massal di GOR Segiri, dilanjutkan dengan umroh berkunjung ke Kebun Raya UnMul Samarinda (KRUS). Maka berangkatlah kami ke GOR Segiri.

Cari Apapun di Sini

Sabtu, 17 Februari 2024

Manuskrip #001: Tulisan Tangan

Sebelum masuk ke inti tulisan, aku perlu jelaskan sesuatu dulu.
Jadi, tadi aku dapat ide untuk mengunggah tulisan-tulisan dan coretan-coretan yang pernah aku buat di buku catatanku. Mungkin satu saat buku-buku ini hilang atau musnah, tapi tulisanku bisa bertahan lebih lama dalam bentuk digital.
Ide ini muncul ketika aku sedang semangat lagi untuk coret-coret menggunakan fountain pen. Saat buka-buka coretan, ketemu tulisan tanganku yang isinya, walau gak bagus, tapi lumayan rapi strukturnya. Jadi aku wujudkan dokumentasi coretanku ini dalam tag manuskrip ini.

20 November 2022
Sejauh yang aku ingat, aku memulai belajar menulis di usia yang cukup awal dibandingkan anak sebayaku. Di usia tiga tahun (bahkan mungkin kurang), aku mulai belajar menulis menggunakan pensil atau ballpoint pen.
Cukup jelas ingatanku, aku belajar menulis menggunakan sebuah pensil dan buku belajar menulis saat aku bahkan belum masuk TK. Buku berwarna merah muda itu berisi kalimat-kalimat sederhana dan juga panduan untuk menirunya.
Mungkin karena memori yang cukup membekas itu, aku jadi suka menulis di buku tulis sampai saat ini. Pagi hari yang tenang, di saat bahkan matahari belum bersinar terlalu terang, adalah waktu yang sangat nyaman bagiku untuk menulis.


 

 

Sabtu, 10 Februari 2024

Jumat, 02 Februari 2024

Wisata Taman Seri Tenggarong

Liburan akhir tahun lalu kami gunakan untuk berkumpul bersama keluarga besar. Kali ini, obyek wisata yang kami datangi adalah Taman Seri. Sebuah taman wisata yang terletak di Kecamatan Tenggarong Seberang.

Bila berangkat dari arah kota Tenggarong, tidak sulit menemukan lokas Taman Seri ini. Arah yang perlu dituju sama seperti arah menuju Taman Gubang. Namun, jaraknya tidak sejauh Taman gubang. Mungkin kurang dari setengah jaraknya.
Tidak banyak atraksi wisata yang ada di Taman Seri. Hanya ada koam renang, gazebo, dan warung makanan. Luas wilayahnya pun terbilang tidak luas.
Sejauh pengamatan saya, sepertinya Taman Seri sama halnya dengan Taman Gubang, adalah sebuah danau buatan bekas tambang batu bara. Yang membedakannya dengan Taman Gubang adalah danau di Taman Seri belum dimanfaatkan secara maksimal untuk pariwisata. Hanya ada sebuah perahu dan sebuah sepeda air di danau tersebut
Secara umum, pengalaman saya mengunjungi Taman Seri tidaklah mengecewakan. Walau atraksi wisatanya masih minim, lokasi yang dekat dan harga yang terjangkau cukup setimpal dengan apa yang kita dapatkan. Biaya parkir yang murah, tiket masuk juga murah menjadikan kita tidak ragu untuk kembali menikmati suasana di Taman Seri. Selain itu, tidak ada biaya tambahan untuk menikmati fasilitas seperti kamar mandi/toilet dan kolam renang, Biaya tambahan hanya dibutuhkan apabila kita menyewa gazebo di Taman Seri.





Minggu, 17 Desember 2023

Akting Paul Dano dan Buta Warna

Beberapa hari yang lalu alu baru saja menyelesaikan nonton film The Batman (2022). Agak telat, mengingat film ini dirilis tahun lalu.

The Batman (2022) mendapatkan tanggapan yang positif dari para kritikus film. Hal ini terlihat dari skor rotten tomatoes sebear 85% dan skor audience 87%.


Artikel di screenrant juga memuji karkater The Ridler (https://screenrant.com/the-batman-paul-dano-best-riddler/) di film ini sebagai The Ridler terbaik yang pernah ada di film Batman. The Ridler versi Paul Dano dianggap lebih masuk akal dan lebih menyeramkan dibandingkan The Ridler yang ada sebelumnya. Hal ini memang sesuai karena film The Batman lebih merupakan adaptasi yang cenderung bergenre drama-action, jika dibandingkan dengan film Batman Forever yang sangat terasa ‘komik’-nya.

Sejauh yang aku ketahui, tidak banyak film Paul Dano di mana ia memerankan lead character. Kebanyakan hanya karakter sampingan. Namun akting-akting Paul Dano selalu mendapat pujian.

Film-film Paul Dano di mana ia menjadi lead character yang pernah saya tonton hanya dua. Film-film itu adalah Ruby Sparks dan The Fablemans. Selebihnya saya hanya menonton dia sebagai aktor pendukung.

Jadi ingat satu film di mana saya mulai mengagumi akting Paul Dano. Film itu adalah Little Miss Sunshine yang dirilis pada tahun 2006.

(SPOILER ALERT)

Scene yang cukup menarik perhatian saya adalah ketika karakter Dwayne yang diperankan oleh Paul Dano mengetahui bahwa ia adalah seorang yang mengalami buta warna.

Adik Dwayne,Olive menunjukkan lembaran Tes Buta Warna kepada Dwayne. Tanpa mereka sadari, ternyata selama ini Dwayne mengalami buta warna. Padahal Dwayne bercita-cita menjadi seorang pilot, yang mana tidak boleh mengalami buta warna. Hal ini tentu saja menghancurkan hati Dwayne.

Hal tersebut membuat saya sadar, ternyata tes buta warna adalah hal yang sangat jarang kita jalani, padahal pada saat tertentu, tes buta warna menjadi hal yang sangat menentukan dalam hidup kita.

Saya sendiri, pertama kali melakukan tes buta warna saat akan menjalani tes masuk di salah satu SMA favorit di kota saya. Sebelumnya, saya sama sekali tidak tahu tentang proses tes buta warna.

Tes buta warna dilakukan dengan menampilkan lembaran yang memiliki warna-warna tertentu. Orang yang menjalani tes akan diinstruksikan untuk menyebutkan warna, angka/huruf yang tampil, atau menunjuk pola warna yang ada di lembaran.

Sebenarnya proses tes buta warna adalah hal yang cukup sederhana. Namun (di zaman saya sekolah) dulu, jarang dilaksanakan terutama untuk anak sekolah. Mungkin ketersediaan media yang menjadi hambatan

Untungnya di zaman sekarang, di mana media apapun dapat kita jangkau dengan mudah, tes buta warna bukanlah hal yang sulit dijangkau. Cukup dengan klik-klik di komputer, atau tap tap di smartphone, kita dapat menjalani tes buta warna dengan instan.

Minggu, 10 Desember 2023

FHI: Laptop

FHI, adalah kategori post blog yang baru aku mulai untuk mengisi blog ini, yang sudah mulai jarang di-update karena kesibukan dan ide yang kering. FHI adalah singkatan dari Foto Hari Ini.

Untuk edisi #FHI001 tanggal 10 Desember 2023 kali ini yang aku tampilkan adalah foto 'set up' laptopku kalau lagi di rumah. Kebetulan saat ini aku sedang menggunakan laptop untuk merekapitulias nilai semester ganjil tahun 2023 ini.

Gambar pada laptop itu adalah film yang sedang aku tonton, yang berjudul Losmen Melati. Sebuah film horor untuk menemani beristirahat setelah lelah meng-katrol nilai anak-anak harapan bangsa orang tuanya masing-masing itu.

Jumat, 08 Desember 2023

Pindahin Blog

Akhirnya, setelah sebelas tahun setia pada webhosting yang dulu aku pakai, aku memutuskan untuk memindahkan blog kesayanganku ini ke platform lain.

Keptusan ini sudah lama aku pertimbangkan, bahkan terbilang cukup lama. Mungkin  dua atau tiga tahun yang lalu. Karena baru ada kesempatan tahun ini, akhirnya baru terlaksana di akhir tahun ini.
Photo by Plann: https://www.pexels.com/photo/woman-using-smartphone-and-laptop-4549414/
Cukup berat, sebenarnya, meninggalkan platform wordpress self-hosted setelah selama sebelas tahun menggunakannya. Banyak fitur-fitur dan keunggulan wordpress self-hosted yang tidak aku temui di platform blogger ini.

Keputusan ini aku ambil karena merawat website self-hosted mulai terasa membebani. Hal-hal seperti upgrade source code reguler, update plugin, managemant disk space, management content, dan lain sebagainya, yang agak berbeda dari blogger, mulai terasa seperti menjadi tantangan dibandingkan dulu, di mana aku justru sangat enjoy menjalaninya. Selain itu, pengeluaran dari sewa hosting juga menjadi pertimbangan mengingat pemasukanku tidak bertambah, sedangkan pengeluaran kian hari kian bertambah.

Semoga saja, setelah pindahan blog ini aku bisa jadi lebih rajin menulis dan blog ini bisa bermanfaat untukku dan juga untuk orang lain.

Sabtu, 21 Oktober 2023

Wisata Taman Gubang Tenggarong

Beberapa hari yang lalu, Sang Buah Hati ulang tahun. Ayah mertua punya ide untuk merayakan sambil berwisata. Dipilihlah salah satu wisata yang cukup terkenal di Tenggarong.

Gubang, dalam bahasa Kutai artinya perahu. Perahu memang menjadi atraksi utama yang ada di Taman Gubang. Kita dapat menyusuri sekitar danau dengan menggunakan perahu yang ada.

Taman Gubang terletak di desa Loa Ulung Kecamatan Tenggarong Seberang. Taman Gubang terletak sekitar 13 kilometer dari pusat kota Tenggarong. Dari jembatan Kutai Kartanegara, menuju arah hulu sungai.
Secara umum, kondisi jalan menuju Taman Gubang terbilang cukup baik. Konstruksi jalan berupa cor beton. Hanya saja, sekitar setengah perjalanan lebar jalan cukup sempit untuk dilewati mobil. Bila berapapasan dengan mobil lain, kita harus berhati-hati agar roda tidak jatuh ke sisi jalan.
Danau Taman Gubang adalah sebuah danau buatan yang merupakan lubang bekas galian tambang batu bara. Saya tidak tahu berapa kedalaman air danau. Jika berkunjung ke Taman Gubang, sebaiknya kita ekstra hati-hati dalam menjaga keselamatan diri dan anggota keluarga. Apalagi di sana (menurut pengamatan singkat saya) tidak ada personil dan alat keselamatan yang cukup.

Harga tiket masuk Rp5.000,-/orang, tidak termasuk biaya naik perahu. Untuk tarif naik perahu adalah Rp120.000,- untuk sekali trip mengelilingi danau (tanpa dihitung jumlah penumpangnya).

Setidaknya ada tiga pengelola di sekitar danau, Dua pengelola berdampingan, sedangkan satu pengelola lain ada di sisi danau yang berbeda. Dua tempat yang berdampingan berupa dermaga, tempat makan dan penyewaan perahu. Sedangkan tempat wisa yang di seberang sana berupa cotteges dan kolam renang yang bernama Langit Timur.

Jika Anda ingin berkunjung ke Taman Gubang, saya sarankan untuk mencari waktu di luar weekend. Hal tersebut karena banyaknya pengunjung yang data pada akhir pekan. Ketersedian tempat yang terbatas, belum lagi kondisi jalan yang sempit masih menjadi tantangan apabila Anda berkunjung pada akhir pekan.



Selasa, 26 September 2023

Menginap di SunRest Beach Balikpapan

Kalau tidak disempat-sempatkan, bagi beberapa orang liburan memang agak sulit terlaksana. Terlebih bagi kami yang merupakan keluarga besar. Jangankan untuk trip wisata, berkumpul di rumah orang tua pun biasanya ada saja yang berhalangan hadir.

Karena hal tersebut, maka kakak dan adik-adikku berinisiatif untuk segera melaksanakan trip wisata keluarga ke Balikpapan. Tujuan trip kali ini adalah sebuah kompleks vila dan glamping bernama SunRest Beach di Tritip, Balikpapan.


Jadi, hari Sabtu tanggal 23 September lalu, kami sekeluarga langsung menuju Balikpapan. Perjalanan melalui jalan tol Samarinda-Balikpapan memang terasa lebih singkat dari pada lewat jalan biasa. Perjalan terasa lebih cepat dan juga kurang melelahkan.

Karena aku anak rumahan tulen, aku sama sekali buta dengan lokasi-lokasi di kota Balikpapan. Jadi, aku sama sekali tidak tahu di mana tepatnya lokasi pantai yang kami tuju. Yang aku ingat hanya vila ini berlokasi di sekitar teritip.


Jalan menuju pantai terbilang cukup sulit ditemukan. Jalan melalui sebuah pemukiman warga yang jalannya tidak lebar. Mungkin, hanya cukup dilalui oleh sebuah mobil mpv. Jika berpapasan dengan mobil lain dari arah berlawanan, salah satu mobil harus mengalah untuk diam terlebih dahulu. Itu pun tidak bisa di sembarang lokasi.


Di pantai ini, ada beberapa villa yang lokasinya saling berdampingan. Untuk mencapai SunRest, kita harus berkendara sampai bibir pantai, kemudian menyusuri pantai sekitar lebih dari seratus meter. Menurut informasi dari kru SunRest, apabila kita tiba di pantai di atas pukul 14.00, mobil tidak lagi dapat berjalan di pantai karena air laut mengalami pasang naik.


Secara umum, pengalamanku menginap di Sunrest Beach terbilang cukup baik. Memang ada beberapa hal yang menjadi nilai minus, seperti lokasi yang terlalu jauh dari toko/minimarket. Lokasi minimarket yang terlalu jauh ini membuat kita agak kesusahan apabila kita perlu membeli sesuatu. Namun hal-hal seperti ini bisa diatasi dengan mempersiapkan barang bawaan sebaik mungkin dan membuat catatan tentang apa saja yang perlu di bawa ke lokasi SunRest Beach Villa Tritip Balikpapan.


Untuk foto-foto hanya segini yang dapa aku share di blogku ini karena hal privasi. Untuk lebih lengkapnya, silakan kunjungi saja akun media sosial SunRest Beach Villa Tritip. 

Selamat liburan…… 🙂





Selfie secukupnya

Sabtu, 29 Juli 2023

Pakai Linux Deepin 20.9

Sudah beberapa pekan ini, aku menggunakan operating system Deepin Linux di laptopku untuk kegiatan sehari-hari. Aku menggunakan Deepiin untuk kegiatan yang tidak terlalu spesifik, seperti nonton film, youtube, atau browsing media sosial. Versi yang aku gunakan saat ini adalah versi 20.9.

Desktop Linux Deepin 20.9
Desktop Linux Deepin

Sebelumnya, pada tahun 2014 lalu, aku juga sudah pernah menggunakan Linux Deepin. Saat itu, aku menganggap Linux Deepin sebagai distro linux tercantik yang pernah aku pakai. Mungkin juga sampai saat ini, aku masih menganggapnya begitu. Sayangnya, saat itu sering terjadi kendala sehingga aku memutuskan untuk meninggalkan Deepin.

Menu awal

 

Aku juga pernah menginstall Deepin di desktop kantorku. Versi yang aku install adalah versi 15. Sayangnya lagi, aku tidak begitu lama menggunakannya karena tiba-tiba harddisk komputer itu rusak. Mungkin karena komputer itu sebuah komputer ‘banyak tangan’.

Setting deepin
setting
OnlyOffice

Untuk office suite bawaan, Deepin sudah terinstall LibreOffice. Aku merasa kurang cocok menggunakan Libre, terutama bila memerlukan gambar dan tabel di dokumen yang aku ketik. Jadi, aku install OnlyOffice, sebuah office suite yang tampilannya lumayan mirip dengan software yang terkenal itu

Apabila tidak menemui kendala, mungkin aku akan terus menggunakan Deepin di laptopku. Apalagi beberapa bulan ke depan, Deepin akan merilis versi terbarunya, yaitu versi 23. Kita tunggu saja ,ya…

Senin, 29 Mei 2023

Pengalaman Beli Fountain Pen di Aliexpress

Sebelumnya, untuk yang tidak tahu apa itu fountain penfountai pen adalah pena bertinta cair yang diisi ulang sendiri. Pena ini adalah pena yang ada lebih dahulu dibandingkan pena-pena yang populer dipakai saat ini seperti ballpoint pen ataupun gel pen. Itu, lho… pena bapak-bapak jaman dulu, yang kalau ujungnya terbuka dan kena kertas atau kain, tintanya akan menyebar ke mana-mana. Mata penanya berbentuk seperti jarum dan ada tabung untuk menampung tinta di dalamnya.

Pena yang aku miliki sangat jarang aku pakai untuk bekerja. Kebanyakan hanya aku pakai untuk menulis di rumah, belajar, ataupun menulis draft blog ini. Kalaupun aku bawa ke kantor, biasanya hanya aku pakai untuk mengisi daftar hadir manual di kantor.

Jinhao 599

Sebelum pembelian ini, sebenarnya aku sudah beberapa kali membeli fountain pen merk Jinhao. Ada empat pena merk Jinhao yang aku miliki, yaitu Jinhao X750 silver, Jinhao 599 hijau, Jinhao 992 transparant, dan Jinhao 991 transparent jingga.

Jinhao 599 & Jinhao X750
Jinhao 992

Walau jarang memakainya, aku sangat suka membeli fountain pen. Jadi, ketika ada fountain pen yang aku anggap menarik, jiwa jajanku langsung bergejolak.

Saat sedang browsing barang-barang di aliexpress, tiba-tiba tampak sebuah fountain pen merk Jinhao yang belum pernah aku lihat. Sebuah fountain pen dari Jinhao dengan seri 65. Bentuknya ramping, terbuat dari bahan stainless steel yang berkilau dengan finishing brush. Yang lebih menarik lagi adalah ternyata fountain pen ini harganya jauh di bawah fountain pen yang pernah aku beli, bahkan yang terbuat dari bahan plastik.

Jinhao 65 yang simple dan ganteng

Setelah memertimbangkan beberapa hal, akhirnya aku memutuskan untuk membeli fountain pen ini. Tidak seperti beberapa pembelian sebelumnya yang mana aku harus ke ATM untuk membayar, kali ini cukup dengantransfer dari aplikasi dompet digital. Langsung check out deh…

Order dibuat pada tanggal 23 September 2023. Dengan perasaan yang begitu gelisah, akhirnya tepat stelah satu bulan, yaitu pada tanggall 24 Oktober, aku mendapatkan pesan singkat dari Kantor Pos yang isinya pemberitahuan bahwa aku mendpat kiriman. Di pesan singkat itu juga disebutkan agar aku melunasi pajak dan biaya lainnya yang tertera pada web yang mereka sertakan tautannya.

Setelah tautan aku klik, rasanya kayak ada suara “jederrrrrr”… Ternyata biaya pajak dan lain-lain lebih mahal dari harga penanya.

Memang, beberapa tahun terakhir terjadi perubahan peraturan bea cukai yang mewajibkan kita membayar bea masuk dan PPN untuk barang yang kita impor dengan batasan harga tertentu. Batasan harga ini yang berubah, yang mana awalnya minimum $50 menjadi $3. Itu artinya, semua barang yang berharga $3 dan di atasnya akan dikenai tarif bea masuk dan PPN. Untuk penaku ini tidak kena bea masuk, hanya PPN dan biaya administrasi Pos Indonesia.

Beberapa seller di market place Indonesia ada yang menjual pena ini dengan harga yang lebih mahal 2 bahkan 3 kali lipatnya, ternyata ini sebabnya. Namun, setelah dihitung-hitung, ternyata untuk aku yang tinggal di Kalimantan, mengimpor dari China langsung harganya sedikit lebih murah dibandingkan dengan membeli dari marketplace Indonesia. Selisih ada pada harga barang dan juga ongkos kirim. Harga barang, Ongkos kirim dari China yang gratis, PPN, dan juga admin pos ternyata lebih murah dibandingkan dengan harga marketplace Indonesia ditambah ongkos kirim kurir lokal.

Semoga tulisan ini bermanfaat sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi kamu yang lagi pengen mengimpor sesuatu dari luar. Jangan sampai jatuhnya jadi lebih mahal daripada beli di seller dalam negeri… 🙂

Oh, iya. Siapa tahu ada yang berminat, kemarin liha di marketplace ada toko yang punya stoknya.

Minggu, 21 November 2021

Kedang Murung: Potensi Baru Pariwisata Kutai Kartanegara

 

Hari Kamis, tanggal 26 Mei 2021 lalu, saya bersama keluarga berkunjung ke Kota Bangun untuk melaksanakan suatu keperluan. Kami berangkat dari rumah pukul 07.21 pagi, dan sampai di tujuan sekitar pukul 11.00.

Setelah urusan selesai, kami berkunjung ke rumah salah satu kerabat untuk silaturahim dan juga berisitirahat.

Menjelang pulang kembali ke Samarinda, kami menyempatkan untuk mengunjungi obyek wisata di Desa Kedang Murung, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara.

Desa Kedang Murung terletak kira-kira 3 km dari pusat Kecamatan Kota Bangun. Jalan akses menuju obyek wisata yang kami datangi, yaitu obyek wisata kolam ikan dan Danau Tanjung Sarai terbilang baik. Konstruksi jalan berupa beton dan memiliki lebar yang cukup untuk dilewati dua buah mobil.

Obyek wisata pertama yang kami datangi adalah Wisata Kolam Ikan. Di tempat wisata ini, pengunjung dapat bersantai menikmati suasana sambil memberi makan ikan yang ada di kolam. Cukup dengan Rp2.000,- kita bisa membeli sebungkus pakan ikan.

Walau terbilang masih sangat sederhana, tempat wisata ini cukup meanrik karena pengunjung dapat bersanatai di tempat yang cukup sejuk sambil disambut oleh ratusan ekor ikan yang siap untuk  anda beri makan.

kolam ikan Kedang Murung
Pengunjung berinteraksi dengan ikan

 

Wisata kolam ikan Kedang Murung
Ikan sedang berbahagia

Tempat wisata kedua yang kami datangi adalah Danau Tanjug Sarai.

Terletak beberapa ratus meter dari Wisata Kolam Ikan, Danau ini sangat mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi.

Danau Tanjung Sarai terlihat masih dalam tahap pengembangan. Di lokasi wisata ini, saya hanya melihat sebuah jembatan yang menghubungkan tepi danau dengan sebuah pulau yang terletak agak di tengah danau. Saya yakin sekali kalau obyek wisata yang satu ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan karena lokasinya yang luas menyediakan lahan yang sangat cukup untuk dibangun berbagai macam fasilitas pariwisata di atasnya.

Hmm… Saya jadi gak sabar untuk mengunjungi kembali danau ini. Semoga pengembang dapat segera mengembangkan obyek wisata ini dengan sebaik-baiknya.

Blogger ganteng
Selfie secukupnya

Related Post

Tulisan Terbaru

Manuskrip #001: Tulisan Tangan

Sebelum masuk ke inti tulisan, aku perlu jelaskan sesuatu dulu. Jadi, tadi aku dapat ide untuk mengunggah tulisan-tulisan dan coretan-coreta...

Arsip Blog

Postingan Populer

Copyright © @dnwahyudi | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com