Dunia Penuh dengan Kejutan Indah

Sabtu, 14 Juni 2014

Baikin Si Kokomp

Sekitar enam bulan yang lalu, kokomp mati lagi. Kerusakannya sama seperti yang kemarin-kemarin, yaitu power supply-nya yang udah tidak bisa diandalkan. Hal ini memang sudah aku duga sebelumnya karena beberapa hari sebelumnya, aku mengaktifkan si Kokomp tanpa menggunakan stabilizer ataupun UPS.

Aku berpikir untuk segera me-museumkan saja si kokomp yang (saat itu) sudah berusia hampir enam tahun ini. Aku berencana untuk membangun komputer baru yang spesifikasinya agak tinggi, dengan komponen pilihan yang kualitasnya menengah ke atas. Aku sudah gak mau lagi menggunakann komponen yang jelek.

Hampir saja aku mulai melakukan perencanaan biaya, tiba-tiba saja pikiranku berubah. Untuk apa aku membuat komputer dengan spesifikasi tinggi? Komputer dengan spesifikasi tinggi hanya akan menjadi hal yang mubazir karena aku tidak pernah bekerja dengan software yang membutuhkan resources besar. Main game pun aku tidak pernah. Selama ini Kokomp hanya aku gunkan untuk menonton film, mengetik dan juga browsing internet. Kalaupun perlu edit foto hanya sebatas resize atau menambahkan teks pada foto. Komponen lainnya, yaitu motherboard, processor, RAM dan juga hard disk masih bekerja dengan baik, benar-benar sayang kalau dimuseumkan.

Dari hasil pencerahan singkat itu, aku memutuskan untuk mengaktifkan kembali si Kokomp, namun kali ini tidak boleh seperti sebelum-sebelumnya. Kokomp harus pakai power supply kualitas menengah ke atas.

Segera setelah ada anggaran, aku berangkat ke toko komputer di kota banjir tercinta ini untuk membeli power supply. Setelah tanya-tanya, ternyata di toko yang cukup terkenal sekalipun tidak menjual power supply dengan kualitas yang baik. Perasaan skeptis langsung menghampiriku. Kalau di toko yang terkenal saja tidakk ada, apalagi di toko yang kecil.

Akhirnya, aku memutuskan untuk membeli power supply di toko online terkenal. Berbekal informasi dari hasil browsing-browsing, akhirnya aku memutuskan untuk membeli power supply yang satu ini. Aku juga membeli sebuah thermal grease yang lumayan mahal harganya karena si Kokomp dulu pernah kena masalah over heating sampai-sampai mati sendiri.

Total belanja ditambah ongkos kirim benar-benar menguras kantongku. Pendapatanku bulan itu negatif, karena belanja lebih besar dari gaji (maklum, gaji masih sangat kecil).

Tiga hari setelah transfer, power supply dan thermal grease ini datang dengan selamat dan utuh. Sore harinya, aku langsung pasang power supply dan juga thermal grease-nya.

Ternyata harga memang bisa bicara banyak (harga power supply ini hampir lima kali dari power supply abal-abal). Untuk power supply, aku tidak punya alat untuk mengukur kinerjanya. Yang pasti, sampai saat ini tidak ada kelhuannya sekalipun. Yang paling nampak pengaruhnya adalah thermal grease.

Dulu, waktu Kokomp sering mati sendiri karena overheat, suhu processor yang ditampilkan di software speedfan bisa mencapai 95℃ pada saat menjalankan OS Windows 7 dalama keadaan iddle. Sekarang, setelah diberi thermal grease, suhunya langsung ngedrop jadi hanya sekitar 43℃. Lumayan memuaskan.

Nah, inilah sedikit ceritku memerbaiki si Kokomp. Dengan pengalaman minim, alhamdulillah aku bisa juga.. 😀

0 komentar:

Posting Komentar

Related Post

Tulisan Terbaru

Manuskrip #001: Tulisan Tangan

Sebelum masuk ke inti tulisan, aku perlu jelaskan sesuatu dulu. Jadi, tadi aku dapat ide untuk mengunggah tulisan-tulisan dan coretan-coreta...

Arsip Blog

Postingan Populer

Copyright © @dnwahyudi | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com