Juni 2013 - @dnwahyudi

Cari Apapun di Sini

Kangen Sinetron PPT 0

Kangen Sinetron PPT

Beneran deh gak terasa, dalam kurang dari tiga minggu lagi kita udah masuk ke bulan puasa. Ngomong-ngomong soal bulan puasa, (bakalan banyak yang bisa kita omongin saat bulan puasa ini) selalu ada aja momen-momen yang bisa kita ingat dari puasa tahun-tahun sebelumnya. Seperti kegiatan-kegiatan saat bulan puasa, makanan, nongkrong-nongkrong bareng teman dan lain sebagainya.

Photo by Anete Lusina: https://www.pexels.com/photo/retro-tv-set-on-stone-surface-5721873/

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah acara televisi. Mulai dari adzan maghrib, acara sahur, sampai dengan frekuensi iklan sirup rasa melon yang tiba-tiba MELONjak sangat tajam.

Acara televisi yang tidak akan pernah ditinggalakn pemirsa di Indonesia tentu saja adalah sinetron. Bermacam-macam tipe sinetron muncul di bulan Ramadhan nanti. Ada sinetron yang beneran religi, ada juga sinetron biasa yang dibungkus tema religi.

Satu sinetron yang pasti kita semua setuju sinetron ini berkualitas sangat tinggi. Sinetron yang saya maksud adalah sinetron Para Pencari Tuhan atau yang lebih singkat disebut PPT. Anda semua pasti kenal sinetron ini, kan?!?

Saya gak tahu, apakah sinetron ini akan tayang di Ramadhan bulan ini atau nggak. Saya belum lihat ada cuplikannya di SCTV. Bisa aja sinetron ini gak tayang lagi karena salah satu produser dan bintangnya sekarang jadi wakil gubernur Jawa Barat. Bisa juga sengaja disimpan sebagai kejutan bagi pemirsa televisi yang katanya Satu untuk Semua itu.

Mengingat lagi beberapa episode yang pernah saya tonton dari sinetron ini, benar-benar terasa kualitasnya dibandingkan sinetron yang secara reguler hadir di layar kaca pemirsa Indonesia. Kalau sinetron yang striping itu pokoknya gak banget dah. Cerita sinetron PPT benar-benar ditulis dengan sangat cermat sehingga menghadirkan cerita yang dapat dengan sangat dalam menyentuh hati pemirsa.

Saya jadi teringat salah satu adegan yang menurut saya adegan in benar-benar menunjukkan kecerdasan penulis cerita sinetron PPT ini. Lebih tepatnya saya udah lupa di season berapa.

Di salah satu episode, menceritakan Ustad Feri (diperankan oleh Akri Patrio) yang pulang dari memberikan ceramah di salah satu masjid kampung tetangga. Karena terburu-buru, orang yang mengantar Ustad Feri yang juga adalah salah satu panitia acara ceramah lupa memberikkan “amplop” kepada Ustad Feri. Tidak berapa lama, ia kembali dan memberikan amplop itu kepada Ustad Feri. Sambil tersenyum si panitia berkata, “Maaf, Ustad. Ada yang kelupaan, ini amanah dari jamaah, buat beli odol.”

Siapa saja yang hidup di Indonesia tentu mengerti apa yang dimaksud oleh si panitia ini.”Amanah dari jamaah buat beli odol” ini tentu saja adalah “fee” untuk Ustad Feri.

Ustad Feri pun menerima amplop itu, tapi ada sesuatu hal yang sedikit mengganjal dalam hatinya. Perkataan si panitia itulah yang menganggu. Basa-basi soal “amanah” yang disangkut pautkan dengan “beli odol” adalah hal yang menganggunya. Menurutnya perkataan itu harus dijadikan acuan maksud penggunaan uang yang ada di amplop itu. Jangan sampai amanah-nya tidak terlaksana. Ustad Feri tidak mau memakan uang yang tidak sesuai amanahnya.

Jadi, Ustad Feri mendiskuiskan denagn istrinya “amplop” ini mau diapakan. Akhirnya, ia mengambil keputusan untuk tetap melaksanakan amanah jamaah masjid kampung tetangga, yaitu membeli pasta gigi. Uang beberapa ratus ribu digunakan untuk beli pasta gigi dan kemudian pasta gigi itu dibagikan kepada warga. And You know what? Pasta gigi yang dibagikan di sinetron itu adalah pasta gigi yang bintang iklannya Dedi Mizwar. Pasta gigi merk Enzim.

Nah, di sinilah kecerdasan si penulis benar-benar terlihat. Hanya dengan beberapa scene ia sudah menyampaikan setidaknya tiga hal. Tiga hal yang saya maksud di sini pertama adalah edukasi, yang kedua komedi, dan tidak lupa yang ketiga sisi komersil dari cerita ini. Si penulis benar-benar menggabungkan ketiga hal ini dengan sangat manis, sesuatu hal yang sangat jarang kita lihat di sinetron biasa di Indonesia.

Nah, jadi siapa dari Anda semua yang kangen dengan sinetron ini? Kalau saya sih kangen banget. Kita tunggu aja apakah sinetron PPT akan hadir di Ramadhan tahun ini.

Alur Film: Hitch (2004) 0

Alur Film: Hitch (2004)

Satu film lagi nih yang bakal aku review di sini. Karena aku mulai senang nge-review, aku bikin kategori baru di blog ini. Kategori ini aku berin nama KSnR singkatan dari Kesahnya Sih nge-Review.

Film yang akan aku review sekarang adalah film yang berjudul Hitch. Hitch adalah film yang bergenre komedi romantis.

Film ini mengisahkan seorang konsultan asmara bernaman Alex Hitchens yang diperankan oleh Will Smith. Hitch, begitu panggilannya, membantu cowok-cowok yang kurang pandai bicara sama cewek supaya bisa jadian.

Menurut Hitch, sebagian cowok itu punyta keahlian alami membuat cewek ngerasa nyaman. Sebagian yang lain gak punya keahlian itu sama sekali. Salah satunya adalah klien Hitch yang terakhir, Albert Breneman yang diperankan oleh Kevin James.

Albert Breneman adalah seorang akuntan di perusahaan investasi di New York. Posturnya yang tambun dan gerak-geriknya yang kikuk membuat Hitch berpikir kalau Breneman termasuk dalam golongan cowok yang “Has No Game” kalau dalama urusan cewek.

Albert ini naksir berat sama salah satu klien kantornya, Alegra Cole (diperankan oleh Amber Vallettaa). Alegra ini adalah anak orang kaya dan selebritas lokal di New York yang baru saja putus dari pacarnya yang selingkuh.

Jadi, dimulailah misi Hitch. Hitch mengajarkan beberapa teknik dan attitude dalam berbicara kepada Alegra. Pelan-pelan mereka berdua mulai dekat dan mulai jalan bareng.

Di saat yang bersamaan Hitch berkenalan dengan Sara Melasz, yang diperankan oleh Eva Mendes. Sara Melasz ini adalah seorang wartawati majalah gosip yang sering memberitakan gosip seputar selebritas kota New York.

Sara Melasz mendapat tugas meliput si Alegra Cole. Investigasinya mengarah kepada Albert Breneman. Sara jadi penasaran bagaimana Albert yang seorang akuntan biasa bisa mendekati Alegra.

Muncul gosip tentang adanya “Date Doctor”. Penyelidikan selanjutnya mengarahkan Hitch-lah si konsultan asmara tersebut.

Vance Munson, seorang playboy cap kecoak mencoba untuk meminta bantuan Hitch untuk mendekati Casey, sahabat Sara. Hitch menolak permintaan Vance karena Vance hanya menginginkan “kencan semalam”. Menurut Hitch, itu bukanlah tujuan dari pekerjaannya.

Vance berhasil mendekati Casey tanpa bantuan Hitch dan ia mendapatkan apa yang ia inginkan dari Casey. Mendengar hal itu, Sara Melasz marah. Sara mendatangi Vance dan Vance membuat pengakuan palsu bahwa ia mendapat bantuan dari “Date Doctor”. Vance pun memberikan kartu nama yang hanya berisi nomor telepon kepada Sara.

Sara mulai menyelidiki si “Date Doctor” ini. Ia merasa marah sekali ketika mengetahui bahwa si Date Doctor adalah Hitch.

Tanpa berpikir panjang dan menyelidiki lebih jauh, Sara merilis berita soal Albert Breneman dan Date Doctor yang membantunya mendekati Alegra Cole. Hubungan Albert dan Alegra pun jadi retak karena berita gosip di majalah Sara itu.

Nah, bagaimana kelanjutan hubungan Albert dan Alegra? Bagaimana pula hubngan Sara dan Hitch? Langsung aja deh pergi ke rental video terdekat dan cari film yang berjudul Hitch ini. Ingat, jangan beli bajakan, ya…😉

O, iya film ini sangat aku rekomendasikan untuk yang baru jadian atau yang lagi berjuang  😀 . Selamat menonton…

Galau Modem 0

Galau Modem

Sebenarnya ini gak perlu ditulis di sini, sih. Tapi gak papalah.. daripada gak update sama sekali.. Hahahaha 😆

Kalau sudah mendekati saat habisnya masa berlaku paket data, aku biasanya menggunakan sisa jatah bandwidth untuk update sana-sini. Yang paling sering di-update tentu saja adalah Ubuntu yang aku install baik di Kokom maupun di Lulu.

Udah bolak-balik sana-sini, aku belum juga ketemu solusi untuk masalah yang satu ini. Modem USB ku yang paling baru ini moody banget. Kalo di-connect di Kokom lebih sering gak mau connect.

Sebenarnya ada satu cara yang aku temukan di forum Ubuntu Indonesia dan beberapa blog yaang sering bahas Ubuntu. Cara ini sudah banyak juga yang berhasil menerapkannya, yaitu dengan menggunakan wvdial. Untuk Lulu cara ini berhasil 100%, tapi gak buat Kokom.

 Nah, kira-kira kenapa ya Kokom gak berhasil? Apa mungkin karena Kokom adalah komputer tua yang Mobo-nya udah pada longgar sana-sini? Mungkin juga begitu, sih. Secara, Kokom udah berumur lima tahun pada Desember 2012 kemarin.

O, iya ada satu masalah lagi soal Kokom. Kalo dinyalakan, sekarang tu Kokom sering masalah di keyboardnya.

Nah, sekian dulu curhat Galau Modem gak penting ini. Besok sambung lagi.

Update 21 Juni: Sekarang udah gak galau lagi, karena ada alternatif aplikasi yang bisa dipakai di Kokom. Aplikasi ini bernama Sakis3g. Menurutku aplikias ini lebih powerfull daripada wvdial karena User Interface-nya graphical dan bisa mengenali modem+apn yang tersedia.

Related Post

Ad Placement